Tuesday, 25 February 2014

Jatuh Cinta pada Hadhramaut Yaman ....

Mengenai wanita di kota Tarim Hadramaut, mereka itu jauh berbeza dengan sebahagian besar wanita-wanita muslimah di dunia. Bahkan di wilayah-wilayah lain di kota Hadramaut juga pun sudah banyak yang pudar ketegasan syariahnya. Wanita Tarim sudah terbiasa sejak daripada kecil dibesarkan dalam lingkungan ulama, siang dan malam mereka adalah perbualan tentang majlis-majlis ilmu, al-Qur’an, adab, akhlak, tasawwuf dan seumpamanya. Begitulah keadaan mereka dibesarkan. Mereka dibesarkan tidak kenal muzik, tidak kenal kebiadapan, tidak kenal wajah orang fasiq, bahkan para wanitanya tidak pernah melihat lelaki asing selain daripada saudara-saudara lelaki dan bapa saudara mereka sahaja.

Apabila tiba saat mereka menikah, ditanya pada isteri; Bagaimanakah keadaannya saat awal berjumpa? Ia menjawab; Saya bingung, seumur hidup saya belum pernah melihat lelaki selain saudara kandung saya, dan sekarang ini ada lelaki asing duduk di kamar saya. Begitulah keadaan mereka, cukup terpelihara dan terjaga. 

Wanita Tarim juga tidak pernah menyusahkan suami mereka. Begitu juga dengan para suaminya, tidak menyusahkan isteri mereka. Bila susu habis misalnya, atau beras, atau apa saja barang dan keperluan seharian yang perlu dibeli, mereka tidak berani memberitahu suami kerana bimbang pada ketika itu si suami tidak mempunyai wang atau sedang sibuk, maka apa yang mereka lakukan adalah dengan meletakkan bungkusan-bungkusan kosong itu pada tempat yang dikira mudah dilihat oleh suaminya. 

Begitu juga para suami, seluruh hajat dan keperluan dapur seperti sayur dan sebagainya suami yang belikan. Keadaan ini tidak pula menghalang para isteri untuk keluar membeli-belah ke pasar seperti membeli baju atau barang keperluan wanita, namun urusan dapur seperti membeli sayur, beras dan lain-lainnya itu merupakan tugas suami atau pembantu. 

Isteri selalu menghias dan menjadikan kamar tidur berbau wangi. Bila suaminya pulang, maka pastilah kamar sudah ditata rapi, indah dan sangat wangi. Pakaian suami sudah pasti wangi, bilik mandi juga wangi dan semuanya ditata serapi mungkin. Bukankah wangi-wangian itu mampu membangkitkan suasana yang tenang dan romantik? 

Isteri juga tidak pernah mengangkat dan meninggikan suara pada suami. Mereka tidak pernah marah dan tidak pernah cemburu. Bila mereka merasa kesal, mereka akan menangis dan mengadu pada suaminya dengan nada yang lirih. Itulah marah mereka. 

Keadaannya sama juga dengan para suami. Mereka tidak pernah marah pada isteri, apalagi mencaci dan menghina. Bila suami merasa sangat kesal atas sesuatu perkara, mereka akan menulis sepucuk surat kepada isteri dan kemudian mereka akan pergi atau tidur. Kemudian nanti isteri akan menjawab pula surat daripada suami tadi, seterusnya suami pula akan menjawab surat daripada isteri dan sehingga akhirnya mereka berdua akan tertawa bersama. Indahnya marah yang sebegini, marah yang mampu menjadi hiburan, marah yang diakhiri dengan gelak tawa tanpa seorang pun daripada mereka memendam rasa. 

Lebih daripada itu, kalau kita sorot secara mendalam tentang kehidupan ahli kota seribu ulama ini, kita akan dapati masih banyak lagi keunikan dan seni budi pekerti junjungan mulia Muhammad SAW dalam rumah tangga nabawi yang sulit kita temukan di masa kini, namun dipraktikkan dalam kehidupan mereka. 

Subhanallah wabihamdihi, Subhanallahil ‘azim. Indah nian gambaran para wanita dan lelaki di Kota Tarim. Allah... Sungguh indah bersama mu wahai Kekasih Hati, wahai Penghulu seluruh manusia. Berbahagialah mereka yang berada di jalanmu, yang sentiasa menghidupkan sunnahmu. Sallu ‘alaih.... Semoga Allah SWT menjaga penduduk di kota seribu ulama ini dan kurniakan juga keindahan pekerti seperti itu kepada para wanita dan lelaki muslim di seluruh dunia ini.


Wallahu'alam
Nota kaki : Hasil Nukilan seorang sahabat di laman "FB". Allahu Allah teringin sangat untuk ke sana. Belajar di Ribat Az-Zahra' dan dekat dengan ulama'. Semoga Allah memperkenankan hajat ini.Allahumma Ameen. 

Jaga 3 perkara . :)


Peristiwa Besar Turunnya Wahyu

Bismillahirohmanirohim . Assalamualaikum wbt .. selawat dan salam pada Nabi junjungan Muhammad saw .Apa khabar sahabat blogger ana ? Masih adakah yang sudi menjadi bloq walking di entri ana ni ? Sungguh dah lama benar tak update entri ana ni .. Allahu .. rasa rindu pulak nak berkongsi cerita-cerita kehidupan ana ni .. Alhamdulillah , sejak bergelar zaujah ni .. hidup sentiasa penuh dengan kasih sayang dan rahmat Allah . :) .. Tiada masa & idea untuk bercerita .. Tapi terkadang ana jengah juga blog ni .. kut-kut ada yang tinggalkan pesan . ^^

Hari ni ana nak berkongsi kisah peristiwa turunnya wahyu .. Moga mendapat manfaat . :)

Peristiwa besar turunnya wahyu ................. 
ibroh dan pelajaran berharga bahwa dinul islam bukan rekayasa rasulullah shalaullahu 'alahi wasallam ..........

‘Aisyah radiallahu ‘anha menceritakan, peristiwa menjelang kenabian dan saat wahyu pertama diturunkan Malaikat Jibril as, ia mengatakan: “Peristiwa yang mengawali turunnya wahyu kepada Rasulullah yaitu mimpi yang benar dalam tidur. Beliau tidak memimpikan sesuatu kecuali mimpi itu datang bagaikan cahaya Subuh”. (HR Bukhori dalam at-Tafsir no. 4953. Lihat Shahih Sirah, karya Syaikh al Albani, hlm. 84)

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam suka berkhalwat (menyendiri) bertempat di dalam Gua Hira. Di sanalah beliau bertahannuts (yaitu beribadah) selama beberapa malam sebelum pulang ke keluarganya dan mengambil bekal lagi untuk beribadah, kemudian kembali lagi ke Khadijah serta mengambil bekal lagi untuk itu. Peristiwa ini berulang terus sampai al haq datang kepadanya. Namun tidak ada riwayat yang menjelaskan cara beliau beribadah pada waktu itu. (Sirah an Nabawiyah ash Shahihah, hlm. 125)

Malaikat Jibril mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengatakan:
“Bacalah! Nabi menjawab, “Saya tidak bisa membaca”, beliau mengatakan, “Lalu Malaikat Jibril merangkulku, sampai aku merasa kepayahan, kemudian dia melepasku dan mengatakan: “Bacalah!”
Nabi menjawab, “Saya tidak bisa membaca”, dia merangkulku untuk kedua kalinya sampai aku merasa kepayahan, kemudian dia melepasku dan mengatakan: “Bacalah!”
Nabi menjawab, “Saya tidak bisa membaca”, dia merangkulku untuk yang ketiga kalinya, sampai aku merasa kepayahan, kemudian dia melepasku dan mengatakan: “Bacalah dengan (menyebut) nama Rabb-mu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Rabb-mulah Yang Paling Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”. (QS. Al Alaq [96] : 1-5)

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pulang dengan hati gemetar. Beliau masuk ke Khadijah binti Khuwailid dan berseru: “Selimuti aku! Selimuti aku!” Kemudian beliau diselimuti sampai rasa takutnya hilang. Beliau menceritakan apa yang dialaminya kepada Khadijah, kemudian beliau berkata: “Aku mengkhawatirkan diriku sendiri”. Khadijah berkata seraya menghibur: “Sama sekali tidak. Bergembiralah demi Allah! Allah tidak akan membinasakanmu selama-lamanya. Karena engkau menyambung tali silaturrahim, berkata jujur, menghormati tamu, mampu menahan beban (tidak berkeluh kesah),membantu orang yang tidak punya serta menolong duta-duta kebenaran”.

Lalu Khadijah membawanya mendatangi Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uza sepupu Khadijah, yaitu anak dari saudra bapaknya. Pada masa jahiluyah, Waraqah ini penganut agama Nasrani. Dia bisa menulis kitab dalam bahasa Ibrani. Dia menulis Injil dalam bahasa Ibrani, sesuai dengan kehendak Allah. Dia sudah lanjut usia dan buta. Khadijah berkata kepadanya: “Wahai anak pamanku (sepupuku). Dengarkanlah cerita anak saudaramu ini”, Waraqah menyahut, “Wahai anak saudaraku! Apa yang engkau lihat?”

Maka Rasulullah mulai menceritakan apa yang dilihatnya. Setelah mendengar cerita itu, Waraqah berkata: “Ini adalah an Namus yang pernah turun kepada Nabi Musa alahi salam. Seandainya aku masih muda saat itu, seandainya aku masih hidup dikala engkau diusir oleh kaummu”, (mendengar ini) Rasulullah bertanya, “Apakah mereka akan mengusirku?”, Waraqah menjawab, “Ya. Tidak seorang pun yang datang membawa seperti apa yang engkau bawa, kecuali dia akan dianiaya. Seandainya aku masih mendapatkan zamanmu, pasti aku akan benar-benar menolongmu”, dan tak lama kemudian Waraqah meninggal. (HR. Bukhori no. 6982). [Lihat Shirah Shahih Syaikh al Albani hlm. 85-86]

Ibroh dan Pelajaran 

• Iqra’ (QS. al Alaq : 1-5) merupakan bagian dari al Qur’an yang pertama kali turun kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Peristiwa ini terjadi saat beliau berusia 40 tahun. Sedangkan riwayat yang menyatakan beliau menerima wahyu saat usia empat puluh tiga tahun adalah riwayat yang sadz (riwayat dari orang tsiqah, namun menyelisihi riwayat dari orang-orang yang lebih tsiqoh). Hal ini sebgaimana dikatakan oleh Imam an Nawawi dan Imam Ibnu Hajar al Asqolani. (Lihat ash Shirah an Nabawiyah ash Shahihah, hlm. 124). 

• Kisah turunnya whyu ini adalah dasar bahwa ajaran Islam bukan karya dan khayalan nabi Muhammad shalaullahu ‘alahi wasallam apalagi rekasa beliau, karena beliau ada rasa takut sebagai sifat manusiawinya 

• Demikian juga penjelasan Waraqah bin Naufal menegaskan bahwa apa yang diajarkan nabi adalah wahyu.

• Untuk menambah bukti bahwa al-Quran itu adalah wahyu dari Allah ta’ala, maka ada bukti sebagai berikut: 

1. Adanya perbedaan antara al-Quran dan hadits. 
2. Nabi memerintahkan sahabatnya mencatat al-Quran dan melarang mencatat hadits 
3. Nabi shalaullahu ‘alahi wasallam sering ditanya beberapa masalah tidak dapat menjwabnya kecuali menunggu turunnya wahyu menjawab masalah tersebut 
4. Nabi shalaullahu ‘alahi wasallam seorang ummi (buta huruf) sehingga tidak mungkin beliau mengarang al-Quran
5. Kejujuran Nabi shalaullahu ‘alahi wasallam selama 40 tahun terhadap kaumnya, maka pastilah juga beliau bersikap jujur pada dirinya sendiri
waullahu 'alam 

(ust. abu humairoh markaz jabal rahmah daarul hadits batam))

Monday, 9 September 2013

Sudah lama ....

Bismillahirahmanirrahim . Assalamua'alaikun wbt . Alhamdulillah .. selawat dan salam ke atas Nabi junjungan Muhammad saw . 

Alhamdulillah kita bersua lagi di tinta eletronik nih . Rasanya dah berkurun lama dan dah berhabuk tak hapdet blog nih . ana dah tak jadi si bloger kut . ehh ~

Banyak yang nak update . nak cerita . ooppss ~ lupa nak bagi tahu antum ana dah cukup 4 bulan jadi zaujah orang . Alhamdulillah .. :) maaf .. selama dengan itu ana menyepi . ;)

InsyaaAllah , ana akan kongsi hari bersejarah tu . Now ana menjalani kehidupan yang cukup nikmat dan barakah dari Allah . Alhamdulillah , Alhamdulillah Alamdulillah . :)

Okaylah . saje singgah blog sendiri ni . sebab tak nak biar berhabuk lama sangat . ekekekeke . 

Okay . jumpa lagi , Assalam . :)

Thursday, 16 May 2013

Si niqobis....

Si Dia Yang Berniqab

Langkah kakinya anggun menapaki jalan..
Setiap langkahnya diikuti banyak pandangan mata..
Geraknya anggun namun tak berniat menggoda..

Ia menutup semua auratnya..
Memenuhi perintah Rabbul ‘alamin..
Hanya matanya yang terlihat..
Demi menjaga dirinya dari manusia-manusia nakal..
Banyak fikiran yang tertanya-tanya..
Siapa dia ?..
Bagaimana rupanya ?..
Cantikkah ia ?..
Ya, dia memang cantik jelita..
Indah imannya..
Terjaga diri dan lisannya..
Dialah bidadari idaman..
Aku belum pernah melihat wajahnya..
Aku belum pernah berbicara dengannya..
Namun itulah kecantikannya..
Yang tidak dimiliki oleh orang yang tidak mengerti..
Yang tak dimiliki oleh orang-orang yang hanya mampu mengatakan,:-

Kenapa dia begitu ?
Apakah dia teroris ?
Atau..
Dia itu terlalu berlebihan ?
Tidak ! !
Semua perkataan orang tak berilmu itu tidak benar.
Dia lebih mengerti..
Dia lebih mengetahui..
Perintah ALLAH Yang Maha Perkasa..
Itulah kecantikannya, Itulah kejelitaannya..
Semoga Allah selalu memberikan kemudahan padanya..

Kemudahan untuk selalu beristiqomah menjalankan perintah-Nya..
Insya-ALLAH, aamiin!

p/s : kalian yg tidak memahami, tidak mengerti perasaan seorang niqabis, lebih baik diam.. memang indah, sejuk mata memandang wanita yg berniqab.. tetapi kebanyakannya ramai yg tidak mengetahui, menyedari.. di sebalik purdah itu, mereka menyembunyikan tangisan kesedihan mereka. kesulitan ujian yang mereka hadapi semata-mata mahu memperjuangkan sehelai kain yg menutup wajah mereka.. (T_T)

Kerana aku juga seorang niqabis,sebab itu aku faham..

Sunday, 24 March 2013

Wahai Jiwa Yang Kosong .

Jiwaku...
Takkala jiwaku menjadi kosong , rawatlah ia dengan Zikir di hati ...
Takkala jiwaku menjadi kosong , penuhi Al-Quran di lubuk sanubari ...
Takkala jiwaku menjadi kosong , berlarilah ia menuju Ilahi ...
Takkala jiwaku menjadi kosong , ingatlah diri kepada mati ...

Kerana jiwa yang kosong itu permulaan bagi jiwa yang mati ...
Kerana jiwa yang kosong itu puncanya hati yang berbelah bagi ...
Kerana jiwa yang kosong itu sumber lalainya hati ...........

Rawatlah hati .....
Gilaplah iman .....
In shaa Allah Hati akan subur kembali ..... <3 :)

Alhamdulillah . bila dapat ana luahkan dengan bait2 ayat di atas . ana rasa sedikit ketenangan . sambil di iringan alunan zikir2 . jiwa kembali tenang dan .. Alhamdulillah . Alhamdulillah . Alhamdulillah .. wahai hati tenanglah dikau .. suburlah dikau . :)

Tuesday, 12 March 2013

Tick Tock Tick Tock . :D

Bissmillahirahmanirrahim . Assalamua'alaikum wbt . Alhamdulillah .. selawat dan salam ke atas junjungan nabi Muhammad SAW . Syukur ke hadrat Illahi . kerana memberi lagi kita peluang untuk menghirup udara . dan menikmati segala nikmat di muka bumi ini . Alhamdulillah . Alhamdulillah . Ana dapat lagi berceloteh dan berkongsi apa yang ana lalui di ruangan tinta alam maya x berdakwat ni . :) Sahabat2 ana sihat ke ? pembaca2 sihat x ni ? . kalau sihat Alhamdulillah . moga2 kalian sihat dan sentiasa dalam lindungan Allah sentiasa . :)

Well . Ape yang ana nak kongsi hari ni agak nya ekk .. kalau baca tittle hari ni . agak2 tau x apa maksudnya ? ehe . kalau x tau .. meh ana nak bagitau . itu adalah detikan masa . jarum saat . jarum minit . hihihi . saje kan . dak tadika pun tau kut .. tapi kenapalah ana letak tittle camtu . saja lah tu kan .. nak gediks2 . hihihi . :D Tak lah gurau je . sebenarnya ana dok menghitung hari . menghitung waktu . menghitung masa . Tinggal lagi 2 bulan je . ana bakal bergelar Zaujah . Alhamdulillah .. sapai juga jodoh ana untuk kedua kali nya . :) Dan ana bersyukur kerana Allah mengutuskan seorang bakal Zauj .. yang bagi ana sempurna sifatnya . sempurna agamanya . sempurna cara pemikirannya . dan cukup2 berwibawa untuk memimpin sebuah keluarga yang bahagia di dunia dan in sha Allah hingga ke Jannah . Allahu . Allahu . Allahu .. moga2 apa yang di rancang berjalan dengan baik . moga2 segala2 urusan dipermudahkan . Fuh2 .. nak kahwin tu best . besar pahala tau . pastu yang lagi bestnya . menangislah semua kaum kerabat Syaitan bila terakadnya nikah terdirinya masjid . kuranglah kerja dia . x dapat la nak hasut2 itu ini . terselamatlah pasangan itu dari melakukan dosa2 dan perkara2 yang di murkai Allah . Alhamdulillah . :)

Tapiii .. ada tapi nya .. perkahwinan tu .. bukan mudah untuk kita lalui .. kerana perkahwinan itu bermaksud pasangan suami isteri itu bakal memikul tanggungjawab yang berat . yang besar . ya perkahwinan itu sungguh indah . sungguh bahagia . kerana pasangan itu menjadi pasangan yang halal . dan perhubungan yang di redhai Allah .Tapi , Sudah kah anda bersedia ? kalau tanya ana . jawapan ana . erkkk . mungkin ya . mungkin tidak . hihi . kenapa jawapan ana macam tu agaknya .   kerana bukan mudah untuk menjadi seorang isteri yang solehah . menantu yang baik  dan juga ibu yang mithali . Tapi in sha Allah .. sekarang ni pun ana sedang belajar untuk ke arah kebaikan . ana akan cuba . melakukan sedaya . dan sebaik mungkin . Keinginan terbesar bagi setiap wanita adalah menjadi isteri yang baik bagi suaminya . Yang pada akhirnya akan membawa kepada anak-anaknya. :)

Itu salah satu alasan yang bagi setiap wanita kenapa dia begitu inginkan dan rindukan apa yang di sebutnya sebagai "pernikahan" . seorang wanita itu sangat memerlukan seorang imam , yang boleh membantunya menyempurnakan ibadahnya , yang mampu menjadikan dirinya seorang wanita yang mulia dihadapan Rabbnya . dan yang mampu menjadikan dirinya seorang wanita yang setia yang taat dan mengabdikan kepada imamnya . :) kerana itulah wanita itu yakin . dengan perkahwinan . dan kepimpinan seorang zauj dia bakal menemui Redhanya . 

Kepada bakal zauj ana . Ana x janji yang ana akan selalu jadi isteri yang baik . tapi ana akan berjanji akan mengikut saje kemana kamu pergi . ana berjanji akan hidup susah dan senang bersama kamu . sakit dan sihat bersama kamu . ana berjanji akan menjadi seorang ibu yang baik kepada bakal zuriat kamu . akan cuba menjadi menantu yang baik untuk kedua ibubapa kamu . menjadi kakak yang baik kepada adik adik kamu . Pimpinlah ana mencari redha Allah . perbetulkanlah solat ana . perbetulkanlah cara ana berhadas . perbetulkanlah bacaan Alquran ana . agar kamu tidak memikul dosa2 ana . janganlah kamu jemu dan lelah membimbing ana untuk menjadi zaujahmu yang solehah . Masa lalu ana adalah milik ana . masa lalu kamu adalah milik kamu . Tapi masa depan adalah milik kita . ana uhibbuki fillah . :)

"mahukah aku memberitahu dari hal sebaik baik barang yang perlu disimpan oleh seseorang lelaki?  iaitu seorang isteri yang solehah .Jika suami melihat kepadanya dia akan gembira , jika suami menyuruh sesuatu dia akan taati dan jika suami tiada dirumah dia akan menjaga harta suaminya dan memilihara akan kehormatan dirinya ." Hadis riwayat ibnu Majah . Allahurabbi .. :)

Ana rasa cukup dulu setakat ini . dah pangjang bebenor la ana berceloteh petang nih . moga kita berjumpa lagi . pada sahabat2 ana . doakanlah kebahagian ana . ana pun x pernah lupa untuk mendoakan kebahagian kamu2 semua . ana uhibbikum fillah . Assalamua'alaikum wbt . :)